Selasa, 14 Juni 2011

iPhone Akan Dikirim ke Luar Angkasa

Tri Wahono | Senin, 13 Juni 2011 | 13:59 WIB





HOUSTON, KOMPAS.com — Untuk pertama kalinya, iPhone akan dikirim ke luar angkasa. Ponsel revolusioner buatan Apple tersebut akan dibawa dalam misi peluncuran terakhir pesawat ulang alik Atlantis yang dijadwalkan pada 8 Juli 2011. iPhone tersebut sudah dilengkapi aplikasi SpaceLab for iOS yang dirancang khusus oleh Odyssey Space Research, perusahaan riset antariksa di Houston, Texas, AS, untuk melakukan sejumlah riset.
Begitu pesawat ulang alik merapat ke Stasiun Antariksa Internasional (ISS), para astronot akan menggunakan aplikasi tersebut untuk melakukan eksperimen yang memanfaatkan kamera, giroskop, dan sensor-sensor yang dimiliki iPhone. Tahap-tahap eksperimen sudah dimasukkan ke dalam aplikasi tersebut sehingga astronot tak perlu menggunakan buku manual seperti biasanya.
"Saya sangat yakin bahwa ini merupakan iPhone pertama yang dibawa ke luar angkasa," ujar Brian Rishikof, CEO Odyssey, seperti dilansir situs Venture Beat, Jumat (9/6/2011). iPhone 4 yang akan dibawa sudah disertifikasi untuk peralatan luar angkasa dan dikemas oleh NanoRocks, perusahaan di Houston yang khusus menyiapkan paket barang yang akan dikirim ke luar angkasa.
Menurut Rishikof, ide membawa iPhone 4 ke luar angkasa datang sejak perangkat tersebut diluncurkan pada 2010. Saat itu, iPhone 4 disebut telah dilengkapi giroskop yang bisa mendukung eksperimen di ruang tanpa bobot. Adanya giroskop membuat iPhone potensial digunakan untuk menentukan orientasi dan posisi wahana ruang angkasa di orbit.
Ada empat eksperimen luar angkasa yang akan dilakukan menggunakan iPhone 4. Pertama, memperkirakan ketinggian atau altitude iPhone 4 tersebut di luar angkasa. Caranya dengan memotret kelengkungan kurva permukaan bumi. Kedua, ekperimen kalibrasi giroskop dan akselerometer menggunakan kamera dan semua sensor yang dimiliki iPhone 4.
Ketiga, melakukan perkiraan koordinat posisi iPhone 4 terhadap permukaan Bumi alias longitudedan latitude. Caranya dengan memotret permukaan Bumi dan membandingkannya dengan peta dan citra garis pantai. Keempat, tes terhadap pengaruh radiasi terhadap memori komputer dengan mengukur perubahan setiap bit dalam memori RAM iPhone 4 tersebut.
Aplikasi SpaceLab for iOS akan tersedia untuk publik. Sebagian eksperimen juga disediakan dalam versi simulasi agar tetap dapat dicoba meski berada di dalam pengaruh gravitasi Bumi. Aplikasi ini dapat diunduh dengan biaya 1 dollar AS.
Sumber :

Goenawan Mohamad Cs Gugat UU Parpol

Selasa, 14/06/2011 22:52 WIB


Laurencius Simanjuntak - detikNews


Jakarta - Undang-undang Partai Politik tidak hanya digugat oleh parpol kecil, namun juga oleh bakal parpol. Sejumlah pemohon yang sebagiannya sedang mempersiapkan berdirinya Serikat Rakyat Independen (Partai SRI), mengajukan permohonan uji materi UU Nomor 2 Tahun 2011 itu ke Mahkamah Konstitusi.

Lewat siaran pers yang diterima detikcom, Selasa (14/6/2011), sidang pertama tentang uji materi UU itu akan dilangsungkan di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu 15 Juni besok, pukul 11.00 WIB.

Para pemohon uji materi adalah adalah D Taufan, (aktivis), Goenawan Mohamad (pengarang), Rahman Tolleng (mantan anggota DPR), Fikri Jufri (Redaktur Senior majalah Tempo), Dana Iswara Basri (mantan presenter TV), M Husni Thamrin (aktivis LSM), Budi Arie Setiadi (wartawan), Susy Rizky Wiyantini dan Sony Sutanto, yang keduanya adalah aktivis Solidaritas Masyarakat untuk Keadilan (SMI-K).

Pemohon yang sedang mendirikan Partai SRI yaitu Dana Iswara, Fikri Jufri, D. Taufan, Susy Rizky Wiyantini, dan Rahman Tolleng.

"Para pemohon merasa bahwa ketentuan yang berkaitan dengan persyaratan pendirian partai politik sebagaimana diatur dalam UU tersebut sangat mengganggu atau merintangi atau mempunyai potensi kuat melanggar hak konstitusional para Pemohon," kata Efika Rosemarie, Sekretaris Pers SMI-Keadilan.

"Mereka (pendiri Partai SRI-red) menilai persyaratan yang dibebankan untuk mendirikan partai sangat berat, memerlukan biaya sangat besar, dan waktu yang disediakan sangat singkat," ujarnya.

Pasal-pasal yang diuji ke Mahkamah Konstitusi yaitu Pasal 2 ayat (1): yang mensyaratkan bahwa Partai Politik harus didirikan oleh minimal 30 orang dari setiap provinsi; Pasal 3 ayat (2) huruf c: yang mensyaratkan Partai memiliki kepengurusan di setiap provinsi, minimal 75% kepengurusan di setiap kabupaten/kota provinsi bersangkutan, dan minimal 50% kepengurusan di setiap kecamatan di kabupaten/kota bersangkutan; Pasal 51 ayat (1b): verifikasi persyaratan pendirian pendirian Partai Politik dilakukan 2,5 tahun sebelum hari H Pemilu 2014.

Tentang besarnya biaya yang diperlukan, para pemohon mencontohkan, di Jawa Barat yang memiliki 615 kecamatan, memerlukan biaya untuk materai saja Rp 11.070.000,- dari hasil perkalian 615 kecamatan x 3 orang pengurus x Rp 6.000.

"Bagaimana bila diandaikan di setiap kabupaten/kota (yang totalnya 502) memiliki rata-rata 25 kecamatan, maka untuk keperluan biaya materai diperlukan anggaran sebesar Rp 225.900.000,- dari perkalian 502 x 25 x Rp 6.000 x 3 orang pengurus. Biaya untuk membentuk partai politik masih belum termasuk biaya sewa kantor selama minimal 4 tahun di seluruh 6.556 kecamatan, 502 kabupaten/kota dan 33 provinsi," jelas Efika.

Menurut para pemohon, UU No 2 Tahun 2011 menyamakan begitu saja syarat-syarat agar suatu Partai Politik menjadi badan hukum dengan syarat-syarat mengikuti Pemilu. Seharusnya, persyaratan agar suatu parpol dapat mengikuti pemilu tidak diatur dalam UU tentang Partai Politik.

Dengan demikian, para pemohon merasa bahwa ketentuan tersebut telah melanggar hak konstitusi, yaitu (1) Hak kebebasan berserikat dan berkumpul, berupa pendirian partai politik; (2) Hak untuk memajukan dirinya dalam memperjuangkan haknya secara kolektif; (3) Hak untuk memperoleh kesempatan yang sama dalam pemerintahan.

"Oleh karena itu, para pemohon meminta agar Pasal 2 ayat (1), Pasal 3 ayat (2) huruf c, dan Pasal 51 ayat (1b) UU Nomor 2 Tahun 2011 dicabut dan dinyatakan tidak berlaku," tegasnya.

Efika menambahkan, Partai SRI yang dipersiapkan oleh para pemohon disponsori oleh Solidaritas Masyarakat Indonesia untuk Keadilan (SMI-K), sebuah gerakan yang bertujuan untuk menciptakan politik Indonesia yang bersih.


(lrn/ahy)



Sumber :


http://www.detiknews.com

Inilah Bocoran Spesifikasi TouchPad HP

Oleh Billy A. Banggawan | Inilah – Sel, 14 Jun 2011





INILAH.COM, Jakarta - Tablet TouchPad HP telah lama dinanti. Akhirnya, tablet ini akan dipasarkan awal Juli 2011 di Amerika Serikat. Kecanggihan apa yang ditawarkan?
Salah satu ciri khas TouchPad adalah, sistem operasi (OS) WebOS. OS ini termasuk OS baru. Namun untuk mengetahui seberapa baik kinerja OS ini dibanding iOS Apple dan Android Google, masih butuh pengujian lebih lanjut.
Tablet ini menggunakan prosesor dual core Qualcomm Snapdragon dual-CPU APQ8060 1.2GHz. Namun tablet ini tak dilengkapi kamera belakang seperti tablet yang ada dipasaran saat ini. Menurut HP, TouchPad edisi perdana ini hanya akan memiliki koneksi Wi-Fi.
Meski begitu, HP mengatakan akan menambahkan koneksi 3G. Tablet ini memiliki Layar 9,7 inci XGA kapasitif multi sentuh dengan resolusi 1024x768. Kamera depan tablet ini berkekuatan 1,3MP. Tablet ini juga dilengkapi sensor cahaya, accelerometer, kompas, dan gyroscope.
Tablet ini mampu memutar audio berformat DRM-free MP3, AAC, AAC+, eAAC+, AMR, QCELP, dan WAV. Untuk video, tablet ini mampu memutar MPEG-4, H.263, dan H.264. Konektivitas yang diusung, Wi-Fi 802.11a/b/g/n, Bluetooth 2.1 + EDR with A2DP stereo Bluetooth support.
Untuk memori internal tersedia dalam dua kapasitas, yakni 16GBdan 32GB. Baterai yang dipakai, 6300 mAh. Seperti dikutiptechradar, tablet ini memiliki ketebalan 13,7 mm dan berat 740 gram.
Sumber :

PD Tegaskan Tidak Lindungi Nazaruddin

Oleh Bayu Hermawan | Inilah – Sel, 14 Jun 2011





INILAH.COM, Jakarta - Kastorius Sinaga mengatakan sikap Partai Demokrat yang menyerahkan sepenuhnya masalah M Nazaruddin kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merupakan salah satu langkah untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap partai tersebut.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Departemen Perencanaan Pembangunan Nasional DPP Partai Demokrat Kartorius Sinaga saat dihubungi INILAH.COM, Senin (13/6/2011). Menurutnya Partai Demokrat menghargai hasil survei yang dikeluarkan oleh Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang menunjukkan adanya penurunan popularitas Partai Demokrat.
"Hasil itu menjadi perhitungan bagi kita. Kita hanya berusaha dan bekerja keras untuk mengembalikan kepercayaan pemilih. Selain itu, ke dalam partai, kita juga akan lebih mawas diri dan mencoba melihat masalah ini sebagai tantangan ke depan," jelasnya.

Sebagai langkah awal untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat, menurutnya Partai Demokrat akan menyerahkan sepenuhnya kasus Nazaruddin ke KPK dan tidak akan mengintervensi ataupun melindungi Nazaruddin. "Salah satunya adalah menjalakan sesuai jalur hukum, tidak melakukan perlindungan dan intervensi, dan itu menjadi titik yang baik untuk partai."
Sebelumnya Kastorius mengatakan Partai Demokrat tidak mengambil langkah apapun terhadap kasus Nazaruddin. Menurutnya semuanya diserahkan ke KPK, termasuk jika KPK hendak memanggil paksa bekas bendahara umum Partai Demokrat itu. [nic]
Sumber :

Chat "Ranum" Lintas Platform

Vaksiandra Nuryadi | vaksiandra | Selasa, 7 Juni 2011 | 16:45 WIB





JAKARTA, KOMPAS.COM - Mangga, nama ini sangat familiar buat telinga kita, orang Indonesia. Bagi pecinta telekomunikasi lewat chat, bisa berarti lain. Ya, ini dia pilihan chat multiplatform. Artinya, dengan Mangga, Anda sekarang bebas ber-texting ke berbagai jenis brand ponsel. Termasuk pemilik BlackBerry yang selama ini memakai BlackBerry Messenger, misalnya. "Sekarang sudah ada juga untuk ponsel Nokia dan Nexian," ujar John Davies, President/CEO MailSite dan AstraSync, perusahaan yang selama ini sudah menyediakan berbagai aplikasi seperti Exchange ActiveSync untuk BlackBerry.
Mangga sendiri tak hanya menawarkan chatting, namun juga email. Sebagai user name tidak memerlukan use ID ataupun PIN. Mangga memanfaatkan nomor ponsel sebagai identitas. Maka ketika Anda sudah aktifkan aplikasi ini, secara otomatis ia akan mendeteksi daftar teman di buku telepon Anda - yang kebetulan sudah memakai aplikasi ini. Artinya, Anda tak perlu lagi mengundang teman jika tak perlu.
Mangga juga memberikan fasilitas untuk saling berbagi foto dan video melalui format chat. Sementara itu, jika hendak berkirim data lewat email, Anda bisa segera mengirim ke nomor telepon tujuan (misalnya 0812888XXX@mangga.me). Untuk selanjutnya dilakukan sinkronisasi ke perangkat. 
Barangkali Anda teringat oleh aplikasi WhatsApp yang metodenya lebih kurang sama. Namun, hati-hati, kalau Anda tak sadar, WhatsApp bisa menyedot pulsa. Apalagi jika Anda tak menggunakan paket unlimited data. Lain cerita dengan Mangga. Saat ini, Mangga sudah "bergandengan tangan" dengan Telkomsel. Untuk memperolehnya, Anda bisa mengirim SMS ke nomor 2470. Mangga diberikan secara gratis selama satu minggu sejak pemakaian.
Cara berlangganannya mudah saja. Tersedia tiga paket pilihan, antara lain harian, mingguan, dan bulanan. Tarifnya murah meriah. Ketik: REG<spasi>1 untuk paket harian yang sebesar Rp 2.000,-. Atau ketik: REG<spasi>7 buat paket mingguan seharga Rp 10.000,- dan ketik: REG<spasi>30 untuk paket bulanan senilai Rp 35.000,-. Harga ini memang belum termasuk pajak. Tapi selanjutnya tak ada biaya lain-lain untuk memanfaatkan aplikasi ini. Yang jelas, tak perlu berlangganan tarif data unlimited untuk menikmatinya.
Selanjutnya ketika Anda sudah memperoleh SMS balasan yang berisi password, dapat Anda gunakan untuk mengunduh aplikasi. Ketika akan menjalankan aplikasi, caranya sangat mudah, masukkan nomor ponsel, lalu password. Tunggu proses verifikasi berlangsung. Berikutnya Anda sudah bisa memakai untuk chat dan keperluan lain.
Fitur Mangga meliputi pengaturan status, memperbaharui profil, membuka browser, menggunakan emotikon, pembuatan avatar, hingga layanan email.
Meski baru tersedia untuk pelanggan Telkomsel, namun John mengaku akan membuka peluang untuk pelanggan operator lain. Bahkan di masa mendatang Mangga diharapkan akan menjadi "jembatan" bagi pengguna untuk saling terhubung dengan sesama pengguna dalam satu komunitas. "Mangga bisa menciptakan komunitas di kota-kota seperti Bandung, Surabaya, agar mereka bisa saling berkomunikasi," tambah Igusti Manik, CEO PT Rockliffe Indonesia, yang menangani aplikasi ini.
Jika Anda ingin bukti lebih jelas tentang aplikasi ini, silakan hadir di ajang Indonesia Cellular Show (ICS) 2011 yang akan berlangsung di JCC pada 8 - 12 Juni. Mangga memang ingin menciptakan sebuah moda telekomunikasi teks yang lebih demokratis. (ANDRA/FORSEL)
Sumber :

Batasan Umur Pengguna Facebook Akan Dihapus?

Tri Wahono | Senin, 23 Mei 2011 | 20:30 WIB





KOMPAS.com — CEO Facebook, Mark Zuckerberg, kembali melontarkan komentar yang kontroversial terkait layanan di jejaring sosial. Tahun lalu, ia menyebut privasi tak lagi terlalu penting. Kali ini, ia mengusulkan dihapuskannya pembatasan umur bagi pengguna Facebook. Artinya, bayi yang masih merah pun boleh membuat akun di Facebook.
Sebagaimana diketahui, umur minimal pegguna Facebook adalah 13 tahun. Namun, dari sebuah penelitian yang dirilis beberapa waktu yang lalu, terdapat 7,5 juta pengguna Facebook yang berada di bawah 13 tahun, umumnya 11 tahun. Tetapi, tentu hal ini tidak bisa dijadikan alasan untuk membuka keran bagi mereka yang berada di bawah usia 13 tahun tersebut. Anak-anak tentu belum bisa melindungi diri mereka dari berbagai hal yang menyangkut dunia orang dewasa yang mampir ke halaman Facebook-nya.
Mark Zuckerberg menyatakan idenya tersebut dalam sebuah kesempatan berpidato di California beberapa hari yang lalu. Menurutnya, ia memiliki filosofi bahwa untuk pendidikan diperlukan waktu memulai yang sangat muda. Oleh karena pembatasan itu membuat anak-anak di bawah usia 13 tahun tersebut belum bisa memulai hal tersebut. Dengan membiarkan mereka menggunakan Facebook, kita bisa melihat apa yang akan mereka kerjakan. Mark juga berjanji untuk membuat anak-anak aman di Facebook.
Tentu saja ada yang janggal dari alasan Mark Zuckerberg ini. Pertama, soal pendidikan. Tentu tidak bisa dianggap bahwa menggunakan Facebook sedari anak-anak dianggap sebagai sebuah pendidikan. Mengapa? Sebab, Facebook bukanlah ruang pendidikan. Facebook adalah media di mana lalu lintas informasi melalui update status, foto, bahkan video sangat tinggi. Sebagian besar dari informasi yang mengalir di Facebook ini adalah konsumsi orang dewasa, bukan anak-anak.
Kedua, soal keamanan. Sudah tidak perlu dipertanyakan lagi, keamanan akun pengguna Facebook sangat rendah. Privasi pengguna di Facebook sangat rendah, hampir-hampir tidak ada karena kebijakan privasi yang sangat longgar yang disebabkan oleh ketentuan privasi Facebook yang berbelit dan sangat panjang. Sebagian pengguna Facebook tentu sudah sangat akrab dengan spamscam, dan berbagai URL yang mengarah kepada konten dewasa. Tentu akan sangat membahayakan jika anak-anak dibiarkan untuk melihat semua hal ini.
Masih terkait dengan soal keamanan, di Facebook tidak ada satu pun jaminan yang mengatakan bahwa semua pengguna Facebook akan berlaku baik. Artinya, terbuka sekali kemungkinan para penjahat, terutama predator anak-anak, untuk bisa mencari mangsa dengan diperbolehkannya anak-anak membuat akun di Facebook.
Ketiga, adanya peraturan yang melarang pengumpulan informasi dari anak-anak di bawah usia 13 tahun, yaitu Children’s Online Privacy Protection Act (COPPA), yang ditandatangani menjadi undang-undang pada 21 Oktober 1998 dan dimodifikasi efektif pada 21 April 2000. Aturan ini berlaku untuk situs web komersial dan layanan online yang diarahkan untuk anak di bawah 13 tahun yang mengumpulkan informasi pribadi dari anak-anak. COPPA melarang tindakan tidak adil atau menipu atau praktik sehubungan dengan pengumpulan, penggunaan, atau pengungkapan informasi pribadi dari dan tentang anak-anak di internet.
Dengan tiga alasan di atas, cukup jelas bahwa ide penghapusan batasan umur pengguna Facebook ini merupakan ide yang cukup gila dari Mark Zuckerberg. Situs zdnet.com menyebut ide ini sebagai ide paling buruk dari orang sekaliber Mark Zuckerberg. Meskipun Facebook telah cukup berusaha memperbaiki keamanannya, hal ini bukanlah jaminan dan alasan untuk melegalkan penghapusan batasan umur pengguna Facebook.
Terkait dengan anak-anak atau remaja yang berumur lebih dari 13 tahun pun, orangtua tetap diimbau untuk memerhatikan keterlibatan anak di dalam Facebook. Hal ini karena, sekali lagi, Facebook menolong penggunanya untuk terkoneksi dengan teman mereka yang online, tetapi belum tentu semua yang online adalah teman dari pengguna. Untuk memonitor keterlibatan anak di Facebook, orangtua disarankan untuk melakukan langkah berikut ini.
1. Monitor akun Facebook anak
Orangtua harus terlibat dalam jalinan pertemanan anak. Ini penting agar bisa mengetahui apa yang dilakukan anak di Facebook. Kalau tidak bisa, misalnya untuk anak remaja SMA, awasilah mereka dari teman mereka. Hal ini dilakukan oleh 18 persen orangtua dalam sebuah survei tentang pengguna Facebook usia antara 13-17 tahun. Orangtua jangan berusaha membuat akun Facebook dengan memalsukan umur anak. Kalau anak telah membuat akun Facebok tanpa sepengetahuan, hapuslah akun tersebut atau mintalah Facebook untuk menghapusnya dengan mengisi laporan "Report an Underage Child" yang disediakan oleh Facebook.
2. Manfaatkan kontrol privasi
Sekitar satu dari lima pengguna dewasa aktif Facebook mengatakan, mereka tidak menggunakan kontrol privasi yang disediakan Facebook. Hal ini membuat mereka lebih rentan terhadap ancaman. Kontrol privasi Facebook tidak dapat mencegah setiap pelanggaran, tetapi mereka cukup membantu dalam kadar tertentu. Orangtua harus mengatur kontrol privasi anak terhadap apa saja yang bisa dilihat oleh semua pengguna Facebook. Misalnya, foto siapa saja yang bisa melihat dan siapa saja yang bisa mengirim pesan.
3. Matikan Instant Personalization
Facebook telah menambahkan beberapa situs ke fitur Instant Personalization, yang secara otomatis akan memperoleh informasi mengenai karakteristik pengguna Facebook. Saya sangat menyarankan fitur ini untuk dimatikan agar profil pengguna Facebook tidak dimanfaatkan oleh pihak ketiga untuk kepentingan iklan dan lainnya.
Bagi orangtua, penting untuk mengetahui aktivitas anak di Facebook agar terhindar dari masalah yang timbul di kemudian hari, seperti penculikan anak dan lainnya. Facebook memang bermanfaat, tetapi hanya pada batas-batas tertentu. Akan lebih baik mencegah daripada tertimpa bencana. (Kompasiana/Kimi Raikko)
Sumber :

Banjir Tablet di JCC

Kompas – Sab, 11 Jun 2011



JAKARTA, KOMPAS.com - Jakarta Convention Center (JCC) seperti dibanjiri Tablet PC di ajang Indonesia Celluler Show 2011yang berlangsung hingga Minggu (12/6/2011) besok. Beragam vendor, mulai yang merek global hingga lokal menawarkan ragam tablet dengan kelebihannya.
Untuk yang merek global, pastinya sudah ada iPad dan Samsung Galaxy Tab. Di stand iBox, iPad 32GB yang dijual Rp 5 juta bahkan sudah sold out. Sementara, Samsung Galaxy Tab tampak masih menghiasi beberapa stand.
Di ajang ini pula, Acer memamerkan tablet terbarunya, Iconia Tab A 500. Tablet ini dijejer di depan stand dan pengunjung pun dipersilakan mencoba kehebatannya. Cukup banyak yang tampak antusias mencoba. Desain Iconia Tab A500 tampak lux dengan bagian belakang berwarna kelabu. Dengan ukuran 10,1 inchi, tablet ini memiliki OS Android 3 Honeycomb, kamera 5MP dengan flash, dan kemampuan video recording.
Kelebihan yang banyak dilirik ialah kemampuannya terhubung USB. Tablet ini dibanderol dengan harga Rp 4,29 juta untuk 16 GB dan Rp 5,09 juta untuk 32 GB. Tambahan 3G Router dan 3 bulan paket data unlimited XL hanya 300 ribu selama pameran.
Di jajaran tablet harga miring, ada Nexian, Tabulet, Ivio, serta Huawei. Tabulet bahkan berani menjual Tabulet Mac seharga Rp 1,2 jutaan meski konsumen harus inden dan DP sebab stok di stand sering habis.
Sementara itu, Tabulet juga membawa tablet terbarunya, Troy, yang baru saja diluncurkan minggu ini. Tablet ini memiliki prosesor ARM Cortex-A9 CPU dan selama pameran dibanderol dengan harga Rp 2,3 jutaan.
Ada lagi brand asal Taiwan, Ivio, yang membawa tabletnya, Twilight 7, diklaim sebagai tablet hybrid EVHO/HSPA pertama di dunia. Tablet dengan kamera 3MP dan kapasitas hingga 32GB ini dijual seharga Rp 2,9 jutaan.
Ada juga Nexian Genius yang juga berplatform Android dan dijual seharga Rp 2,4 jutaan serta Huawei Ideos S7 Slim yang nantinya direncanakan dijual seharga Rp 3,3 jutaan.
Bagi yang berminat belanja tablet, ada baiknya berkunjung, mengambil brosur serta melihat spesifikasinya lebih detail. Jika bisa, mencoba tablet yang akan dibeli lebih baik sehingga tahu betul kehandalannya.
Sumber :